Pekerja Call Centre Hanya Istirahat 8 Menit Per Hari

Khairisa Ferida
OSLO - Delapan menit tentunya merupakan waktu yang sangat singkat untuk melakukan banyak hal sekaligus.

Namun itulah yang harus diterima oleh para karyawan di sebuah call centre di Norwegia. Para karyawan di bagian call centre di Norwegia ini hanya diberikan waktu delapan menit per hari untuk istirahat, pergi ke toilet, merokok, menerima panggilan telepon pribadi serta melakukan hal-hal lainnya.

Belum lama ini para karyawan call centre itu mengungkapkan kemarahan mereka. Hal itu terjadi setelah pihak perusahaan memasang perangkat khusus yang digunakan untuk mengawasi aktivitas mereka selama berada di toilet.

Sistem perangkat khusus itu akan memberikan laporan kepada manajer jika para karyawan menghabiskan waktu mereka terlalu lama ditoilet. Alarm akan berbunyi panjang dan lampu akan berkedip jika karyawan menghabiskan waktu lebih dari delapan menit.

Serikat Pekerja karyawan dan lembaga pengawas tenaga kerja mengutuk kebijakan itu dan menyebutnya sebagai pelanggaran besar terhadap hak-hak para pekerja.

"Delapan menit adalah waktu yang sangat terbatas dan tidak masuk akal untuk melakukan semua aktivitas seperti pergi ke toilet, merokok atau menerima panggilan pribadi. Kebijakan itu harus dihentikan," ujar juru bicata Persatuan Sektor Keuangan Norwegia seperti dikutip Emirates247, Kamis, (2/2/2012).

Namun pihak perusahaan berdalih kebijakan yang diberlakukan oleh perusahaan itu wajar. Mereka mengatakan hanya ingin memastikan bahwa semua panggilan masuk dapat dijawab dengan segera.

Menurut media Inggris, Telegraph, perusahaan-perusahaan di Norwegia memang dikenal memiliki sejarah yang buruk dalam membuat aturan bagi para karyawan.(rhs)

Baju Berdarah Khadafi Dilelang Rp17,9M

Fajar Nugraha
Moamar Khaddafi (Foto: AFP)
TRIPOLI - Baju yang penuh dengan darah dan cincin pernikahan yang digunakan oleh mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi, saat dibunuh oleh pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC), dilelang dengan harga USD2 juta atau sekira Rp17,9 M (Rp8.974 per USD).

Mantan pemimpin Libya selama hampir 41 tahun tersebut menggunakan cincin perak dan pakaian berlumuran darah saat dirinya ditarik dari parit di dekat kampung halamannya Sirte. Saat itu Khadafi dipukuli oleh pasukan NTC dan pada akhirnya ditembak mati.

Seorang warga Libya yang memegang dua benda penting ini ternyata mengajukan penawaran lelang terhadap benda bersejarah tersebut. Ahmed Warfali pun meminta uang USD2 juta atau Rp17,9 miliar kepada siapa pun yang ingin memiliki kedua benda itu.

Warfali pun yakin bisa mendapatkan nilai yang lebih besar lagi bila dijual ke Eropa. Situs ArabsToday memperlihatkan cincin yang bertuliskan tanggal pernikahan Khadafi dengan sang Istri Safia pada 10 Sepetember 1970 silam.

Tetapi banyak kritik yang menilai Warfali seharusnya tidak menjual kedua benda itu. "Cincin itu bukan milik Khadafi. Itu dibeli dari uang rakyat Libya dan orang ini (Warfali) seharusnya tidak menjual uang itu," ucap seorang warga Zintan seperti dikutip Daily Mail, Jumat (3/2/2012).

Hingga kini belum ada penawaran yang diajukan kepada dua benda milik Khadafi tersebut. Bisa jadi kolektor benda bersejarah mengincar kedua barang yang dikenakan oleh Khadafi menjelang kematiannya.
(faj)

Bau Popok, Pesawat Mendarat Darurat

Fajar Nugraha
BRISBANE - Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Australia terpaksa melakukan pendaratan darurat. Pendaratan ini terjadi bukan karena kerusakan mesin melainkan karena adanya bau yang aneh di dalam pesawat.

Penerbangan nomor 825 tersebut diketahui tengah dalam perjalan dari Darwin menuju Brisbane. Tiba-tiba saja, seorang penumpang mencium bau aneh di dalam kabin pesawat. Penumpang pun mulai mengeluhkan bau tidak sedap itu kepada kru pesawat.

Kru kemudian menyelidiki asal dari bau tersebut. Mereka pun mengetahui asal aroma tidak sedap itu berasal dari sebuah popok bekas pakai. Pilot pun memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di Mount Isa, yang berjarak 1.152 mil dari tujuan sebenarnya.

Pihak Qantas pun menyatakan bahwa pihaknya sudah membuang popok itu ke dalam toilet. 

"Ternyata penyebab kekacauan itu berasal dari popok yang dibuang di depan toilet. Kami pun terpaksa mendaratkan pesawat secepat mungkin. Memang memalukan bagi kami, tetapi lebih baik hal itu dilakukan demi kenyamanan penumang," ucap pihak Qantas seperti dikutip Daily Mail, Jumat (3/2/2012).

Setelah sampai di darat, penumpang kemudian dipindahkan ke pesawat lain dan melanjutkan perjalanan mereka ke Brisbane. Sementara pesawat yang bau popok itu menjalani pemeriksaan, sebelum terbang kembali membawa bagasi dari penumpang sebelumnya.
(faj)

Patung Konyol Bikin Panik Warga Swedia

Aulia Akbar-okezone
MALMO - Kota Malmo di Swedia tampak dipenuhi dengan patung manusia yang membuat warga panik. Patung itu dirancang sedemikian rupa dengan memanfaatkan infrastruktur kota sehingga terlihat seperti seorang yang mati atau mencoba bunuh diri.

Seorang seniman asal Amerika Serikat (AS) Mark Jenkins berkelana keliling dunia untuk menempatkan karya-karya konyolnya di pusat kota yang sering dilalui para pejalan kaki. Mantan pemain Saxophone itu mengatakan, karyanya bertujuan untuk membuat warga sekitar menjadi peduli terhadap lingkungan sekitar.

Jenkins memulai pekerjaan pertamanya sebagai seniman di Rio de Jainero, Brasil. Jenkins menaruh sebuah patung manusia di tong sampah dan hal itu menarik perhatian anak-anak yang melintas di jalanan. Untuk membuat karya seninya, Jenkins menggunakan selotip, dan melekatkannya ditubuhnya sendiri untuk membuat cetakan. Dirinya juga membalut tubuh patung itu dengan pakaian manusia.

Patung-patung yang dibuat oleh Jenkins memang tampak seperti manusia dengan tingkahnya yang konyol. Beberapa hasil karyanya yang cukup menakjubkan adalah patung perempuan yang kepalanya copot, dan patung gadis pirang yang ditempatkan di atas gedung. Patung itu tampak seperti halnya seorang yang mencoba untuk bunuh diri.

Jenkins juga membuat patung pria tewas tertancap pisau, dan patung seorang yang tewas di sungai.

"Selain menggunakan kotak selotip, saya menggunakan badan dari patung manekin. Saya suka membuat masyarakat sekitar mempertanyakan, apakah ini nyata, atau tidak? Saya pun mengumpulkan data tentang reaksi warga. Namun, enam tahun kemudian, karya saya nampak ajaib," ujar Jenkins, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (3/2/2012).

Rampok Bank Demi Beli Gigi Palsu

Khairisa Ferida

PENNSYLVANIA - Perampok bank selama ini dikenal memiliki wajah sangar dan menakutkan. Namun ini tidak berlaku bagi seorang perampok bank di Kota Waynesburg, Amerika Serikat (AS).

Polisi setempat mengatakan, pihaknya telah menangkap seorang perempuan ompong yang diduga melakukan perampokan terhadap sebuah bank.

Kepada polisi, perempuan berusia 49 tahun itu mengaku motif perampokan yang dilakukannya adalah dia butuh uang untuk membeli gigi palsu.

"Perempuan itu tertangkap kamera CCTV saat tengah merampok sebuah bank di Kota Waynesburg," ujar seorang petugas polisi Tom Ankrom seperti dikutip Orange, Jumat, (3/1/2012).

Lebih lanjut polisi menjelaskan, dalam pengakuannya perempuan itu mengatakan, "dia sangat membutuhkan uang untuk membeli gigi palsu sementara kondisi hidupnya yang sulit tidak memungkinnya untuk membeli gigi palsu".

Berdasarkan keterangan saksi, dalam melancarkan aksinya perempuan itu diduga menyerahkan catatan untuk meminta sejumlah uang kepada kasir bank. Pelaku itu juga mengatakan, dia memiliki senjata api dan memperingatkan kasir bank untuk tidak melaporkan tindakannya itu kepada polisi.

Namun salah seorang pegawai bank ternyata mengenali perempuan itu sebagai salah satu jamaah di gereja tempat dia beribadah. Tanpa ragu, pegawai bank itu langsung menelepon polisi dan memberikan identitas perampok ompong itu. Tak lama kemudian, polisi berhasil menangkapnya.(rhs)
 
cyb3rThanks For Visiting Gunakanlah Google Chome Untuk Tampilan Sempurna