Showing posts with label misteri. Show all posts
Showing posts with label misteri. Show all posts

Asal Usul Ratu Pantai Selatan

Anda percaya dengan cerita Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari Anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini.

Konon ceritanya, di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. “Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya.” Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. “Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri,” kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya keluar dari negeri itu.

Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan.

Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukanKerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.

Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.


Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalamBabad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi Anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar.

Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta Percayakah Anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari Anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakartapaling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selataninilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan “makhluk-makhluk halus” tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahunSri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semangyang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena “diambil” oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta)memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol ‘gaib’ yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.

Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.

sumber: memantau.blogspot.com

Cerita mistis di balik pencarian Sukhoi Superjet 100

Sudah satu pekan lebih tim SAR gabungan dari TNI dan Polri bekerja keras mengevakuasi korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Di balik proses evakuasi, banyak cerita yang diungkapkan oleh tim SAR. Tidak hanya cerita sulitnya medan, tetapi ada cerita-cerita yang sulit dinalar dengan akal sehat saat melakukan proses evakuasi.

Sertu D, tidak mau disebut namanya, mengaku mendengar suara raungan harimau di atas gunung hingga gangguan telepon genggamnya. Kejadian itu ia rasakan setelah menjadi tim pertama yang diterjunkan ke Gunung Salak.


Sehari setelah kecelakaan, D bersama anak buahnya diperintahkan ke atas Gunung Salak untuk membantu usaha pencarian. Pertama kali melakukan pendakian, dia bersama timnya mampu melewati rintangan. Setelah menemukan runtuhan pesawat, dia bersama tim diperintahkan turun.

Memasuki hari ketiga, dia bersama timnya kembali diperintahkan naik ke lokasi, di sini mulai terasa beberapa keanehan. Pada tugas kedua, perintah yang diberikan adalah untuk mengangkut seorang rekannya yang sakit dari lokasi evakuasi.

"Saya membawa lima orang anggota dan dua orang warga. Satu warga di depan memimpin pendakian dan satu warga di belakang," ujar D saat berbincang dengan merdeka.com di sebuah warung dekat Posko Pasir Pogor, Cijeruk, Bogor, Kamis (17/5) dinihari.

Sepanjang perjalanan, setidaknya dia bersama tim mendapatkan banyak gangguan, terutama seorang warga yang mengikuti dari belakang. Akibatnya, perjalanan pun sempat terhambat sampai empat kali.

"Warga itu mengeluh tidak kuat jalan. Pertama bagian betis terasa panas seperti ada yang memegangi, setelah dilepaskan dan kembali jalan. Eh, ternyata pindah ke paha, dada hingga kepala," ujarnya.

Meski akhirnya sampai ke lokasi, D berhasil mengevakuasi rekannya dari titik kecelakaan melalui jalur darat. Sepanjang perjalanan turun, D kembali mendapat gangguan ketika sedang menghubungi kekasihnya.

"Saya sama pacar sedang bicara di telepon, tiba-tiba suaranya berubah menjadi datar, saya sadar itu bukan pacar saya," lanjut dia.

D melanjutkan, suara itu masih mirip dengan suara kekasihnya, ketika ditanya identitasnya, suara itu mengaku sedang kedinginan. Beberapa kali D berusaha menggertak agar pemilik suara membuka identitasnya.

"Pas saya telepon antara saya dan pacar, ditengah-tengah ada pemilik suara itu. Saya bisa denger suara itu, tapi pacar tidak bisa, dia hanya bisa dengar suara saya menggertak," tandasnya.

Sebelumnya, dia mengaku sempat berjanji pada seorang temannya meminta kepastian keberadaan pramugari yang ikut serta dalam joy flight Sukhoi. Dalam pencariannya, dia hanya berhasil menemukan kartu identitas pramugari tersebut.

Melalui hubungan telepon itu, pemilik suara hanya mengungkapkan permintaannya. "Kamu besok masih evakuasi ya? Kalau misal kamu masih evakuasi, jangan sampai lupa naro (taruh) ya," ungkap D menirukan.

Lain halnya dengan sersan F, saat melakukan perjalanan, dia bertemu dengan seorang kakek yang membantu memijit kakinya. Pasalnya, F merasa kelelahan sehingga bagian mata kaki terasa berat untuk melangkah.

"Pas dipegang, tangannya dingin sekali. Setelah dilepas, saya sempat mengikuti dia sampai masuk ke semak dan hilang," cerita F.

Merasa ada keanehan, F menengok ke belakang, ternyata sinar lampu senter milik rekan-rekannya masih melakukan perjalanan dan berada di bagian atas. "Saya langsung berteriak agar mereka menunggu," ucapnya singkat.

sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-mistis-di-balik-pencarian-sukhoi-superjet-100.html

Mitos Seputar Gunung Salak

Mitos Seputar Gunung Salak - Daerah Gunung Salak saat ini menjadi daerah yang sering disebut dalam pemberitaan media dalam maupun luar negeri, terkait dengan menghilangnya pesawat Rusia jenis Sukhoi Super Jet 100, Rabu (9/5).

Gunung Salak, selain memiliki panorama yang indah, udara yang sejuk, juga banyak menyimpan misteri di dalamnya. Meski demikian, Gunung Salak menjadi salah satu lokasi favorit para pendaki gunung.

Secara administratif, Gunung Salak termasuk dalam wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di dalamnya terdapat Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.

Nama Salak, bukanlah berasal dari nama buah, namun sesungguhnya Salak, berasal dari kata sansekerta 'Salaka' yang berarti perak.
Gunung Salak merupakan gunung api strato tipe A. Tercatat terjadi beberapa kali letusan sejak tahun 1600-an diantaranya rangkaian letusan antara 1668-1699, 1780, 1902-1903, dan 1935.

Sementara itu letusan Gunung Salak terakhir berlangsung pada tahun 1938, berupa erupsi freatik yang terjadi di Kawah Cikuluwung Putri.

Gunung setinggi 2221 m di atas permukaan laut (dpl) tersebut memiliki beberapa puncak. Puncak tertinggi disebut Salak I setinggi 2211 m dpl disusul kemudian puncak Salak II setinggi 2180 m dpl dan puncak Sumbul setinggi 1926 m dpl.

Menurut masyarakat Sunda Wiwitan yang banyak menempati daerah seputar gunung tersebut, Gunung Salak merupakan tempat yang dianggap suci lantaran dipercaya sebagai tempat terakhir dari Prabu Siliwangi, pendiri kerajaan Padjajaran.

Karena dianggap keramat, tidak mengherankan jika sejumlah pendaki gunung kerap menemui para 'penziarah' yang datang untuk berdoa memohon berkah kepada para leluhur.

Ada yang menyebutkan pula, Gunung Salak merupakan lokasi tempat pernikahan antara manusia dan jin. Karena tidak mengherankan, jika menyusuri jalan menuju puncak, terdapat beberapa situs pemujaan hingga makam keramat yang dipercaya merupakan makam Embah Gunung Salak.

Selain itu, ada pula cerita yang menyebutkan, lantaran 'keangkeran' Gunung Salak, sehingga membuat lokasi itu dijadikan tempat penyimpanan harta Belanda berupa emas, saat menjajah Indonesia.

Menurut Pardi dan Ojey, warga sekitar yang ditemui Beritasatu.com, beragam kisah mistis kerap terjadi di Gunung Salak. Mitos-mitos seputar Gunung Salak secara turun temurun diceritakan pada keturunan warga sekitarnya.

"Terutama di kawasan kawah Ratu yang agak rawan. Racun yang muncul dari kawah sangat berbahaya jika terhirup dan dikenal sebagai kawasan yang 'haram untuk dilintasi," ujar Pardi dan Ojey bergantian cerita kepada Beritasatu.com saat memandu menuju lokasi jatuhnya pesawat.

"Karena sangat berbahaya maka tidak ada pesawat yang berani melintas secara tegak lurus melewati kawasan tersebut karena bisa berujung petaka," imbuhnya.

"Jangankan pesawat, burung saja yang terbang di atas kawah tersebut pasti jatuh," katanya, lagi dengan mimik yang jauh dari kesan bergurau.

Selain itu di beberapa bagian lereng seringkali terjadi longsoran yang dapat membahayakan para pendaki. Jurang-jurang di wilayah Gunung Salak terbilang terjal dan dalam dengan kedalaman berkisar 100 hingga 400 meter.

Menurut data, April 1987 silam, tujuh siswa STM Pembangunan, Jakarta Timur ditemukan tewas setelah terperosok ke jurang di Curug Orok yang memiliki kedalaman 400 meter di punggung gunung.

Terkait kecelakaan pesawat, tercatat Gunung Salak sudah memakan korban jiwa sejak 2004 silam. Menurut data, lima kecelakaan pesawat di kawasan Gunung Salak sudah terjadi, ditambah dengan jatuhnya pesawat canggih Sukhoi Super Jet 100, meggenapkan kisah tragis kecelakaan pesawat di wilayah Gunung Salak.

Lokasi ditemukannya puing-puing pesawat asal Rusia tersebut, tidak jauh dari lokasi ditemukannya bangkai pesawat pesawat Cassa 212 milik TNI AU yang jatuh pada JMuni 2008 yang menewaskan 18 orang penumpang serta awaknya.

Selain pesawat tersebut beberapa Pada 16 April 2004, pesawat Ultralight GT 500 ditemukan hancur dalam kecelakaan di daerah Gunung Salak. Sebelumnya Paralayang GT 500 Red Baron mengalami kecelakaan di wilahan Gunung Salak dengan korban dua orang meninggal dunia. Kemudian pada 20 Juni 2004 pesawat Sky Wagon 185 juga diberitakan mengalami kecelakaan. Selanjutnya pada April 2009, pesawat latih Donner milik Pusat Pelatihan Penerbangan Curug juga jatuh di kampung Cibunar, Desa Tenjo, Kabupaten Bogor.

Jauh sebelum ramai dibicarakan tentang wilayah Gunung Salak yang berbahaya untuk dilintasi, kecelakaan pesawat juga sudah terjadi. Pada 10 Oktober 2002, pesawat Trike bermesin PKS 098 juga jatuh di Lido, Bogor dengan satu orang korban tewas. Disusul kemudian pada 29 Oktober 2003, helikopter Sikorsky S-58T Twinpac TNI AU jatuh di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, yang masih berada di wilayah Gunung Salak.

sumber:beritasatu.com

Hiii... Ada Penampakan Pocong di Uang Rp50 Ribu

Liputan Menarik, PURBALINGGA - Warga di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, digegerkan dengan penampakan pocong pada uang pecahan Rp50 ribu. Gambar pocong muncul setelah uang dideteksi menggunakan money detector UV light.

Sukino, Rabu (1/2/2012), mengatakan penampakan pocong pertama kali terlihat saat dia belanja di sebuah toko.

Saat menyerahkan uang kepada petugas dan dicek menggunakan cahaya ultra violet untuk mengetahui keaslian uang, terlihat penampakan seperti pocong di sebelah kiri. Karena kaget, uang dengan nomor 6mH678165 itu dikembalikan oleh petugas toko dan dibawa pulang kembali oleh Sukino.

Penampakan itu sempat membuat Sukino ketakutan. Dia kemudian menyelipkan uang tersebut di Kitab Suci.

Kabar penampakan tersebut dengan cepat tersebar di Purbalingga bahkan ke daera lain. Warga penasaran dan mendatangi rumah Sukino di Desa Senon, Kecamatan Kemangkon. Mereka penasaran ingin melihat penampakan pocong pada selembar uang kertas itu.

Bahkan sukino mengaku ada warga Cilacap yang berani menukar uang tersebut dengan uang Rp1 juta. Namun, meski mengaku masih takut, Sukino menolak melepas uang itu.

Ditemukan 'Monster Laut Dalam'

Andina Librianty
Liputan Menarik - KOPENHAGEN - Terlihat seperti monster, mahluk laut berukuran kecil ini tampak seperti berasal dari planet lain. Hidup jauh terasing dari sinar, mahluk yang tampak menakutkan ini berada di bagian bawah laut terdalam bumi.

Gambar-gambar menakjubkan dari Polychaetes atau cacing skala, menunjukkan bagaimana mahluk ini telah berevolusi untuk bertahan dari tekanan kuat lebih dari seribu meter di bawah permukaan air, di mana sinar matahari tidak bisa menembusnya. Diharapkan penemuan dari daerah ini bisa memberikan titik terang, pada kemungkinan adanya kehidupan di planet lain.

Detail dari gambar Polychaetes ini memperlihatkan mulut mereka yang bisa keluar masuk, sehingga lebih mudah untuk melumat mangsa. Gambar ini terungkap dalam serangkaian gambar yang baru saja dirilis oleh para peneliti laut dalam.

Mahluk-mahluk yang panjangnya lebih dari dua atau tiga sentimeter, merupakan bagian dari sebuah ekosistem yang tidak diketahui hingga 40 tahun lalu. Tapi sejak 1970-an, perkembangan teknologi telah memungkinkan eksplorasi yang lebih dalam dan memungkinakan para ilmuwan meninjau kembali gagasan mereka tentang dasar laut dalam.

Bukannya menemukan sebuah gurun tandus, mereka justru menemukan komunitas beragam mahluk hidup di sana dan di sekitar ventilasi hidrotermal. Lebih populer dikenal sebagai 'smokers', ventilasi hidrotermal ini merupakan retakan di dasar laut yang biasnaya ditemukan di sekitar zona gempa, gunung berapi dan tepi lempeng tektonik.

Ventilasi hidrotermal ini melepaskan air super panas dan koktail bahan kimia, yang menyediakan rumah untuk makhluk seperti cacing skala. Mahluk-mahluk ini merangkak di sepanjang dasar laut dekat ventilasi, dan menggunakan 'gigi setan' untuk mengunyah bakteri dan organisme sederhana yang berkembang di air panas.

Komunitas ventilasi mendapatkan energi dari kimia daripada fontosintesis, karena cahaya tidak mencapai kedalaman. Hal ini menyebabkan beberapa hubungan aneh, yaitu cacing skala adalah host bakteri tosymbiotic yang dapat menyediakan nutrisi.

Beberapa ilmuwan percaya bahwa cacing mungkin bergantung pada bakteri untuk bertahan hidup. Kemampuan cacing skala untuk berada di kondisi paling keras yang dikenal manusia, membuat makhluk ini menarik bagi Daniel Desbruyeres, seorang peneliti senior di I'Lfremer, French Research Institute for Exploration of the Sea.

"Penemuan terakhir dari ventilasi hidrotermal telah mengubah pandangan kita tentang dunia laut secara keseluruhan," ujar Desbruyeres, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (24/2/2012).

Menurutnya wilayah laut dalam adalah salah satu habitat yang paling beragam di dunia, namun persepsi manusia tentang itu semua baru merupakan tahap awal.

Sumber: okezone.com|Ditemukan 'Monster Laut Dalam' 

Hotel-Hotel dengan Penampakan Hantu Selebriti

Mutya Hanifah - Okezone
Hotel-Hotel, Penampakan Hantu, Selebriti
HOTEL-hotel ini menjadi tempat yang kerap didatangi para selebriti semasa hidupnya. Bahkan ketika mereka telah tiada, penampakannya masih terlihat.

Sebagian orang mungkin merasa takut, tapi sebagian lainnya menganggap ini sebuah daya tarik untuk menjawab rasa penasaran melihat penampakan sang idola. Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip Travelandleisure:

Hollywood Roosevelt Hotel, Hollywood

Bintang film legendaris Marilyn Monroe, mengawali karier model dengan berpose di hotel ini, tepatnya untuk iklan losion pelindung matahari.Setelah itu, ia kerap menginap di hotel ini dan selalu tinggal di kamar yang sama, sebuah kamar yang menghadap ke kolam renang. Selepas kematiannya, penampakan arwah Marilyn dilaporkan sering terlihat di hotel ini. Tidak hanya di kamar, juga kolam renang dan elevator hotel.

Las Vegas Hilton, Las Vegas

Penyanyi rock legendaris, Elvis Presley, tampil menyanyi di hotel ini sejak 1969 hingga 1976. Saat bersiap tampil, Elvis selalu menginap di penthouse hotel ini. Hingga kini, penampakan Elvis sering terlihat di hotel ini. Paling sering terlihat adalah di panggung tempat ia biasa beraksi.

Seminole Hard Rock Hotel and Casino, Florida

Bintang Playboy, model, dan artis reality show Anna Nicole Smith ditemukan tewas di kamar 607 pada 8 Februari 2007. Penyebab kematiannya adalah overdosis obat tidur yang tidak disengaja dan obat-obatan lain. Kini, kamar nomor 607 ini telah tiada karena pihak hotel melakukan renovasi. Sejak dua tahun setelah kematiannya, para tamu hotel ini mengaku sering melihat arwah Smith berkeliaran di hotel ini, berjalan di sekitar lobi.

Cal Neva Resort, Spa and Casino, Lake Tahoe

Resor ini dimiliki oleh penyanyi legendaris Frank Sinatra sejak 1960. Namun pada 1963, kepemilikan resor jatuh ke tangan seorang mafia, Sam Giancana. Tampaknya, Sinatra tidak merelakan resor ini menjadi milik Giancana. Karena setelah kematiannya, arwah Sinatra kerap terlihat di kabin nomor 5 di resor ini, kabin termewah yang menjadi tempat tinggal Sinatra saat berada di resor ini.

Selain Sinatra, penampakan selebriti lain yang juga pernah terlihat di sini adalah Marilyn Monroe. Tidak heran, selama hidupnya Monroe juga kerap menghabiskan masa liburannya di sini.

Chelsea Hotel, New York City

Basis band punk legendaris The Sex Pistols, Sid Vicious, tinggal di kamar nomor 100 hotel ini bersama kekasihnya, Nancy Spungen pada 1978. Ia membunuh Nancy, beberapa bulan kemudian Vicious juga tewas akibat overdosis obat-obatan terlarang.  Menurut staf dan tamu hotel, arwah Vicious kerap terlihat di hotel ini, terutama di sekitar elevator.

Congress Plaza Hotel, Chicago

Hotel ini menjadi tempat bagi kepala gembong mafia legendaris dunia, Al Capone. Ia tinggal dan menjadikan hotel ini sebagai tempat berkumpul para anggota mafianya. Hingga kini, penampakan Capone sering terlihat di hotel ini, bersama beberapa anggota mafia lainnya.

Misteri Penampakan Cahaya Biru Terungkap

Misteri Penampakkan Cahaya Biru Terungkap
Misteri penampakan cahaya biru yang misterius di Norwegia akhirnya terungkap. Cahaya biru dengan lingkaran atau spiral putih yang tampak di Norwegia, dan beberapa negara tetangga lainnya, pada tanggal 9 Desember 2009, pernah menimbulkan spekulasi penampakan benda terbang asing atau BETA.
Penampakkan Cahaya Birus Misterius Ini Bukanlah Penampakkan BETA
Cahaya tersebut tampak antara jam 7 hingga jam 9 pagi waktu setempat. Namun misteri cahaya biru tersebut akhirnya mendapat penjelasannya. Penampakan tersebut merupakan bagian dari percobaan rudal Rusia. Percobaan peluncuran rudal tersebut bertempat di Laut Putih.
Lokasi Perobaan Rudal Di Laut Putih
Dengan demikian, semua spekulasi mengenai penampakkan terjawab sudah. 

Menguak Misteri Tokoh Dibalik Penemuan Sandal Jepit

Jika Alexander Graham Bell ngaku - ngaku menemukan telepon padahal dia cuman mematenkan penemuan orang, Jika Thomas Alfa Edison ngaku - ngaku yang pertama kali menemukan bola lampu, padahal dia hanya peniru (plagiat), jika ada pengumuman segempok uang ditemukan di pasar maka akan ada lebih dari 10 orang yang ngaku - ngaku (padahal itu cuman candaan). Maka nasib yang sama dengan hal di atas tidak dialami oleh SANDAL JEPIT, karena mulai dari jaman Fir'aun masih ingusan sampai zaman Bill Gate mantu, tidak ada seorangpun yang mengklaim bahwa dialah Penemu The Sandal Jepit !
Sandal Pembawa Petaka

Di buka, didorong dikit-dikit, dimasukin, digoyang lalu dijepit, waw…nyaman dan enak sekali rasanya……

Itulah kalau kita pakai sandal jepit. Sandal jepit memang alas kaki yang sangat murah dan tidak banyak dikomplain oleh konsumen, sampai sekarang lembaga konsumen Indonesia tidak pernah menerima keluhan tentang sandal jepit yang putus atau pun lepek, maupun hilang.

Dalam perkembangan sejarah umat manusia, sandal berbarengan dengan jaman logam. Terutama setelah diciptakannya paku, karena saat itu sering terjadi kecelakaan kacugak (kaki tertusuk paku). Sehingga diciptakan lah sandal, sebagai pelindung kaki. Namun perkembangan sandal jepit ternyata mempunyai cerita tersendiri.

Pertama-tama sandal jepit ini di temukan di daerah Cina Utara yang pada saat itu di pimpin oleh Kaisar Cing Cang Ke Ling. Penemuan sandal jepit tidak disengaja. Di mana pada saat itu, kaisar sedang berburu harimau dengan busur panahnya melihat si kaki seribu melintas di ibu jari kakinya, karena merasa jijik, si kaisar latah, sambil berkata " eh sial..gua jepit lo".
Dari sana tersebar gosip dari mulut ke mulut, bahwa kaisar itu latah. Ini akibat ulah comel dari pengawal kaisar yang melihat kelatahan kaisar dan memberikan kabar ini pada media Cek Li Cek, media cetak gosip mingguan di Cina Utara. Untuk menjaga kewibawaahn kaisar, maka

para penasehat kaisar bersidang. Dari sidang muncul keputusan, bahwa harus ada alas kaki, buat kaki kaisar agar terhindar dari serangga menjijikan, maka di buatlah alas kaki dari kayu, dengan memberikan tiang pendek pas dekat ibu jari. Hal itu sekaligus sebagai peringatan bagi para gosiper, kalau masih menggosip kaisar latah akan diinjak dan dijepit lho. Itu kisah sandal jepit dari Cina walau pun ini masih perlu dibuktikan kebenarannya.
Kalau menilik dari masa keemasan Eropa, sandal jepit ini muncul saat revolusi industri di Inggris. Sandal jepit muncul, di mana para petani meninggalkan ladangnya dan bekerja menjadi buruh di pabrik-pabrik. Pada saat itu kaum buruh tidak memakai alas kaki ke pabrik, mereka persis seperti kebiasaan petani ladang yang cekeran. Karena mereka sering cekeran tentu saja pabrik menjadi kotor. Clening service yang bertugas membersihkan sering mengeluh karena banyak pasir yang terbawa ke ruangan. Mereka sering ngomel-ngomel : " Sand All…sand…All…stupid ". Karena pabrik sangat bising, maka terdengarnya menjadi "Sandal jepit". Maka para buruh memakai sandal jepit untuk menghindari omelannya. Sejarah ini pun ini juga masih diragukan faktanya.

Kalau perkembangan di Indonesia, Sandal jepit ini sebenarnya sudah mulai ada dari Jaman Tarumanagara di Bogor, sekitar abad ke 7 . Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan batu tulis yang didalamnya ada tulisan/prasasti dan telapak kaki Raja. Telapak kaki tersebut sebenarnya adalah cetakan,untuk membuat sandal raja. Sayang sekali tidak ada keterangan sandal apa yang dibuat. Tetapi yang jelas dari cetakan telapak kaki raja tidak ada tanda kaki raja pecah-pecah (rorombehen), berarti kaki raja sehat dan saya yakin raja sudah pakai sandal.

Tak seorang pun yang mengklaim sebagai penemu sandal jepit. Ini sangat mengherankan, walaupun tidak sebergensi seperti penemuan listrik oleh Thomas Alva Edison, sandal jepit merupakan kebutuhan sehari-hari seperti listrik. Bahkan antara sandal jepit dengan listrik ada hubungan. Kalau anda sedang memperbaiki arus listrik (kabel), harus memakai sandal jepit, kalau tidak memakai anda bisa kesetrum.

Tetapi anda tidak usah heran, soal klaim sandal jepit yang tidak ada yang memgaku sebagai penemunya, karena justru yang lebih mengherankan adalah banyak yang mengaku kehilangan sandal jepit di mesjid. Ini cukup aneh, padahal kalau anda mengaku sebagai penemu sandal jepit, anda akan mendapat rohayati… ehhh…royalty

5 Tempat Angker di Jakarta

liputan-menarik.blogspot.com
Indonesia memang banyak sekali menyimpan cerita mistis, begitu juga dengan ibukota-nya yaitu Jakarta. Kawula muda tentunya tau segudang cerita tentang mistis yang ada di Jakarta. Nah berikut ini peringkat berdasarkan hasil telusuran Mass Darto. Mau tau kawula muda? yuk kita simak:

1. TPU Jeruk Purut.

liputan-menarik.blogspot.com
Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPUJeruk Purut yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di antara makam. Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, ikut seekor anjing. Konon, pastur ini "salah pulang".

Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu, hingga kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut. Kesaksiannya kemudian menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini "Sang Pastur Kepala Buntung" menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris ini, Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga).

2. Lintasan Kereta Bintaro.

liputan-menarik.blogspot.com
Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara,Bintaro. Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadikecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggapangker karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.

3. Terowongan Casablanca.

liputan-menarik.blogspot.com
Dibangun di atas tanah pekuburan,terowongan Casablanca, ketika pembongkaran kuburan tersebut, bahkan ada 1 jenazah yang masih utuh.

Dari terowongan Casablancasampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya, banyak terjadi kecelakaanyang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-tiba menyeberang di hadapan kendaraannya. Menurut warga, ada baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi kendaraan membunyikan klakson untuk "menyapa" penghuni terowongan.

4. Lubang Buaya.

liputan-menarik.blogspot.com
Pada 30 September 1965, ditemukan jenazah 6 orang jenderal dan seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur ini. Di sebelah sumur tersebut, terdapat ruang yang 7 di dalamnya terisi patung patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan penyiksaan terhadap ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan tadi terdapat dua rumah lengkap dengan perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut sebagai pos komando dan dapur umum pasukan PKI. Kemudian, dibangunlahMonumen Pancasila Sakti untuk menghormati jasa ketujuh pahlawan tadi.

5. Rumah Pondok Indah.

liputan-menarik.blogspot.com
Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini? Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya.

Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi. Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis.

Sejak itu, banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu sepertihantu bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para tunawisma 


sumber
 
cyb3rThanks For Visiting Gunakanlah Google Chome Untuk Tampilan Sempurna