Heboh, Perempuan Melahirkan Bayi Tanpa Hamil

Liputan Menarik, PURWOREJO - Seorang perempuan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengalami peristiwa menakjubkan. Dia melahirkan seorang bayi, padahal tidak pernah merasa hamil.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir normal dan sehat pada Senin 16 Januari 2012 lalu sekira pukul 16.00 WIB.

Linawati (26), sang ibu, Jumat (27/1/2012), mengaku tidak mengalami tanda-tanda seperti orang hamil, seperti mual. Dia juga tidak merasa mengandung janin sehingga perutnya tidak membesar layaknya orang hamil. Menstruasi pun dialaminya setiap bulan dengan rutin. Padahal tanda-tanda perempuan hamil telat datang bulan. Dia juga mengikuti program KB menggunakan pil.

Perempuan warga RT 03/01, Dukuh Celeb, Desa Karangsari, Kecamatan Bener, juga masih menyusui anak pertamanya, Irma Asma Afrita Emaliana yang kini berusia 22 bulan. Proses kehamilan yang normal tentu akan mempengaruhi kualitas ASI.

Dia mengaku hanya merasa mulas dua jam sebelum kelahiran anaknya. Supriyanto, suami Lina, sempat menduga sakit perut disebabkan nasi goreng yang disantap istrinya sebelumnya.

Namun Supriyanto terkejut karena perut istrinya membesar dengan cepat setelah mengeluhkan mulas. Dia pun memanggil bidan desa. Setelah diperiksa, ternyata isi perut Lina adalah bayi yang sudah siap lahir. Atas saran bidan, proses kelahiran dilakukan di dalam kamar rumahnya.

Proses kelahiran pun disaksikan suaminya, Supriyanto (38); anak pertamanya, Irma Asma Afrita Emaliana (22 bulan), serta sang mertua, Suripto (65). Puluhan tetangga yang mendengar kabar ajaib itu juga mengikuti proses kelahiran dari luar rumah Lina. Anak yang diberi nama Eliya Suci Ekawati itu lahir dengan berat 2,6 kilogram dan panjang sekira 46 sentimeter.

Lina dan Supriyanto mengaku sangat bahagia, meski proses kehamilan ini aneh.

Supriyanto sempat memeriksakan kesehatan anaknya ke dokter. Dokter menyatakan Eliya sehat dan normal.

Meski sudah berlangsung 10 hari lebih, kejadian ini masih menjadi daya tarik warga Karangsari. Warga masih terus mendatangi rumah Lina untuk mendengar langsung peristiwa ajaib itu.

Biar Sukses, Sarjana Curi Puluhan Celana Dalam Wanita

Liputan Menarik, SIDOARJO - Sungguh keterlaluan sikap Sudarmaji (30), warga asal Jalan Made Kidul, Lamongan, Jawa Timur ini.

Meski telah menduduki jabatan penting di perusahaannya di Balangbendo, Sidoarjo, sebagai kepala gudang, namun dia memiliki kebiasaan buruk. Yaitu mencuri celana dalam (CD) wanita milik tetangganya yang sedang dijemur.

Pria berpendidikan sarjana itu mengaku nekat mencuri pakaian dalam wanita setelah mendapat pesan melalui mimpi agar mencuri pakaian dalam wanita jika ingin sukses dalam bekerja.

Akibat perbuatannya, tersangka kini terpaksa harus berurusan dengan polisi setelah tertangkap basah oleh pemilik barang. Di hadapan polisi tersangka mengakui perbuatannya.

“Saya telah 10 kali mencuri pakaian dalam wanita milik tetangga kos yang sedang dijemur,” ujar Sudarmaji di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (26/1/2012).

Dari tangan tersangka polisi menyita puluhan celana dalam dan breast holder (BH) hasil curian yang tersimpan di dalam tas pakaian tersangka.

Namun karena tidak ada tuntutan dari pihak korban, kasus pencurian pakaian dalam wanita ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sebagai tindak lanjut, kasus ini kami selesaikan secara kekeluargaan,” ungkap Kapolsek Balangbendo, Kompol Choirul Anam.

Jasad Puluhan Tahun di Situbondo Masih Utuh dan Wangi

Liputan Menarik, SITUBONDO - Warga Situbondo, Jawa Timur, gempar dengan jasad yang masih utuh dan berbau wangi kendati telah dimakamkan tiga puluh tahun. Saat keluarga hendak memindah jasad, ternyata masih utuh dan berbau wangi.

Makam Sukiyem, warga Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Situbondo menghebohkan warga. Kejadian ini membuat warga penasaran dan bertandatangan dan ingin melihat dari dekat keanehan itu. Warga kemudian membacakan doa untuk jasad Sukiyem agar senantiasa tenang.

Menurut keluarga, Ismail, Sukiyem dikenal penyabar dan rajin beribadah. Sukiyem juga ramah dan bersikap ramah terhadap tetangga. Ismail mengaku heran jasad keluarganya tersebut masih utuh dan berbau wangi. Padahal Sukiyem meninggal tiga puluh tahun lalu akibat komplikasi.
 
Ismail akan tetap memindahkan jasad itu ke pemakaman lain yang dekat suaminya namun tetap di Desa Jangkar. Salah seorang warga, Fatlur mengakui semasa hidup Sukiyem, dia mengenalnya sebagai orang yang ramah.

Bocah Ini Gemar Hirup Bensin, Merokok, dan Makan Bedak

Marieska Harya Virdhani
Liputan menarik, DEPOK - Entah apa yang ada di pikiran orangtua bocah empat tahun, Ibnu Fajar, yang tinggal di RT 03 /08 Pengasinan, Sawangan, Depok.

Ibunda Syarif, Yuliani, mengizinkan anaknya untuk berkelakuan yang tidak lazim seperti balita lainnya. Betapa tidak, Ibnu gemar sekali menghirup bensin. Bahkan Ibnu pun sudah pandai merokok. Hal aneh lainnya yang dilakukan Ibnu adalah gemar memakan bedak.

Yuliani menuturkan, anaknya sudah memulai kebiasaan itu saat Ibnu bisa berjalan. Kebiasaan awal yang dilakukan Ibnu adalah gemar memakan bedak.

“Dari kecil, dari pas mulai bisa jalan, habis dimandiin terus kita bedakin, eh bedaknya malah dimakan,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (19/1/2012).

Yuliani mengaku ia dan suaminya sudah melarang Ibnu untuk tidak melakukan kebiasaan aneh itu. Tetapi Ibnu selalu saja menangis.

“Sudah dilarang, sudah disembunyikan bedak maupun bensin dan rokoknya, tapi malah menangis jerit-jeritan,” katanya.

Yuliani pun memastikan ia sudah membawa anaknya itu ke dokter. Namun sejauh ini kondisi Ibnu masih sehat dan tak ada efek apa pun.

“Kalau sehari bisa dua sampai tiga batang rokok, kalau bensin sih enggak tentu juga, saya pasrah saja, namanya juga orang kampung, suami saya kerjanya hanya jagain empang orang,” tandasnya.

Nyamuk Raksasa Hebohkan Warga Polewali Mandar

Nyamuk berukuran besar di Polewali Mandar (Foto: Huzair/Sindo TV)
Liputan Menarik, POLEWALI  MANDAR- Warga Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan adanya nyamuk raksasa.

Nyamuk ini ditemukan pertama kali oleh warga di sebuah masjid saat akan melakukan salat Magrib kemarin. Karena sempat khawatir dengan munculnya nyamuk ini, warga menangkap nyamuk ini secara beramai-ramai.

Bahkan pelaksanaan salat sempat ditunda karena para jamaah berkonsentrasi untuk menangkap nyamuk ini.

Berbeda dengan nyamuk pada umumnya, hewan ini memiliki kaki sepanjang 7 sentimeter, panjang patok 0,7 sentimeter, serta panjang sayap hingga 2,5 sentimeter.

Warga meyakini, nyamuk yang ditangkap ini merupakan nyamuk terbesar di Indonesia yang pernah mereka jumpai. Untuk sementara, nyamuk raksasa ini diamankan di rumah salah seorang warga.

Harli Mulyadi, pemilik rumah, mengaku khawatir dengan penemuan nyamuk raksasa ini. Sebab wilayahnya pernah ditetapkan sebagai endemik demam berdarah.

Dia berharap, pemerintah daerah setempat segera bertindak dengan  menggelar fogging atau pengasapan massal untuk mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk tersebut.

 
cyb3rThanks For Visiting Gunakanlah Google Chome Untuk Tampilan Sempurna