Showing posts with label Dunia. Show all posts
Showing posts with label Dunia. Show all posts

Penantian 59 tahun Pangeran Charles

Pewaris tahta Kerajaan Inggris Pangeran Charles ternyata telah memecahkan sebuah rekor. Namun yang dipecahkan Charles bukanlah rekor olahraga atau kegiatan semacam itu.

Rekor yang dicatatnya adalah menjadi pewaris tahta yang memiliki waktu menunggu terlama untuk duduk di singgasana kerajaan.

Pangeran Charles, kini berusia 62 tahun, kini tercatat telah berstatus pewaris tahta selama 59 tahun, dua bulan dan 14 hari.

Dan nampaknya Charles akan memperpanjang rekornya ini sebab Ratu Elizabeth II yang kini bertahta masih dalam kondisi kesehatan yang sangat baik dalam usia 85 tahun.

Ratu Elizabeth naik tahta pada tahun 1952 dan itu berarti sang ratu sudah menjadi kepala negara Inggris selama 59 tahun sekaligus menjadi salah satu pemimpin dunia yang paling lama berkuasa.

Saat baru bertahta Elizabeth II tak hanya menjadi Ratu Inggris tapi juga menjadi kepala negara 25 negara Persemakmuran yang separuhnya merdeka selama masa kekuasaannya.

Kembali ke Pangeran Charles, ternyata rekor ayah Pangeran William ini memecahkan rekor lama yang sebelumnya dipegang Raja Edward VII.

Sebelum menjadi raja, Edward harus menunggu selama 59 tahun, dua bulan dan 13 hari sebelum duduk di singgasana Kerajaan Inggris Raya menggantingan sang ibu Ratu Victoria.

sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2011/04/110420_charlesrecord.shtml

Dangi Manusia Terpendek Dari Khatmandu

Ini Dangi pria berumur 72 tahun ini siap menerima penghargaan sebagai manusia terpendek sedunia. Menurut keterangan media setempat tanggal 26 Februari nanti Dangi akan menerima penghargaan dari komite Guinness World Record di Filipina. Inilah kehidupan Dangi Sehari-hari.

manusia terpendek sedunia

manusia terpendek sedunia

manusia terpendek sedunia

manusia terpendek sedunia

manusia terpendek sedunia

manusia terpendek sedunia

manusia terpendek sedunia

manusia terpendek sedunia

Jerman Didesak Stop Kebiri Penjahat Seks

Kantor Dewan Eropa di Strasbourg, Perancis
Liputan Menarik - Komite Anti Penyiksaan Dewan Eropa mendesak Jerman hentikan praktik kebiri atas para kriminal kasus kejahatan seksual. Menurut komite itu, praktik tersebut merendahkan harkat manusia.

Menurut kantor berita Reuters, seruan itu disampaikan dari kantor pusat Komite Anti Penyiksaan Dewan Eropa di Strasbourg, Prancis, pada Rabu waktu setempat. Di Jerman, terdapat hukum menyatakan pelaku kejahatan seksual bisa mengajukan diri agar alat kelamin mereka dikebiri secara medis sebagai bagian dari terapi.

Kini, prosedur kebiri itu jarang terjadi di Jerman. Dalam satu dekade terakhir terdapat kurang dari lima kasus per tahun.

Namun, kebiri itu dinilai sebagai praktik menghilangkan bagian tubuh dan tidak disambung lagi. Lagipula, menurut komite, kebiri dipandang tidak akan menjamin pelaku tidak akan mengulangi kejahatannya.

"Bedah mengkebiri alat kelamin pelaku kejahatan seksual dapat digolongkan sebagai perlakuan yang kian merendahkan harkat," demikian laporan komite. "Maka, Komite menyarankan agar pihak berwenang segera menghentikan praktik itu di semua negara bagian Jerman dalam konteks terapi bagi pelaku kejahatan seksual," lanjut laporan itu.

Menanggapi permintaan komite, pemerintah Jerman menyatakan akan mengkajinya terlebih dahulu. Namun, menurut pemerintah, ada beberapa alasan medis yang membuat prosedur itu bisa dilanjutkan.

Aturan di Jerman menyebut bahwa seorang pelaku kejahatan seksual bisa dikebiri bila yang bersangkutan memintanya. Pemohon harus berusia lebih dari 25 tahun dan harus mendapat persetujuan dari tim ahli.

Selain Jerman, Ceko pun jadi negara Eropa yang masih menawarkan bedah kebiri bagi pelaku kejahatan seksual.
 • VIVAnews


 
cyb3rThanks For Visiting Gunakanlah Google Chome Untuk Tampilan Sempurna