Wow, Kambing Ini Jago Berselancar

Khairisa Ferida
CALIFORNIA - Melihat orang-orang berselancar mungkin adalah pemandangan umum di pantai. Namun bagaimana jika yang Anda saksikan adalah seekor kambing yang berselancar?

Peristiwa unik ini terjadi di Pantai Pismo, California, Amerika Serikat (AS). Meski tidak semua orang bisa berselancar, seekor kambing justru memperlihatkan keunggulannya dalam berselancar.

Kambing betina itu terlihat sangat menikmati permainan selancarnya. Ia juga sanggup  mengikuti gelombang laut yang cukup besar.

"Awalnya ia sempat terjatuh. Namun aku terus mencoba untuk menuntunnya agar pandai berselancar," ujar pemilik kambing betina, Dayna McGregor seperti dikutip The Daily Telegraph, Kamis, (2/2/2012).

Kendati demikian, McGregor tetap memperhatikan keselamatan hewan peliharaannya itu ketika berselancar. McGregor tidak lupa memakaikan rompi pelampung dan mengawasi peliharaannya dari belakang.

Tindakan McGregor yang mengunduh video dirinya yang tengah melatih kambing betinanya itu berselancar,langsung mendapat perhatian dari para pengunjung dunia maya. Dalam waktu singkat video itu telah disaksikan ribuan orang.(rhs)

Pemain Ini Masih Tak Percaya Digaet Juve

Windi Wicaksono - Okezone
Simone Padoin

TURIN – Juventus baru saja memboyong gelandang baru dari Atalanta, Simone Padoin. Kesepakatan tersebut terjadi menjelang ditutupnya bursa transfer Januari ini.

Namun, Padoin mengaku masih terkejut dengan kenyataan dirinya baru saja diboyong oleh Si Nyonya Tua. Padoin pun senang tak kepalang dan dia berharap bisa memberikan kontribusi maksimal untuk tim asuhan Antonio Conte tersebut.

"Langkah ini adalah kejutan yang menyenangkan, tak terduga sampai detik terakhir. Saya tak percaya ini terjadi,” ujar Padoin kepada Juventus Channel seperti dilansir Tribalfootball, Rabu (1/2/2012).

"Begitu saya mendengar Juventus tertarik pada saya, saya memberikan tekanan pada manajemen di Atalanta untuk membiarkan saya pergi,” ungkap pemain yang dibeli dengan nilai 5 juta euro ini.

Menurut pemain berusia 27 tahun ini, kesempatan bergabung dengan Bianconeri membuatnya memiliki kesempatan memenangkan gelar yang hingga saat ini belum sekalipun dia raih.

"Pergi ke Juventus merupakan kesempatan yang unik dan sangat penting. Mereka memiliki filosofi untuk menang dan saya akan mengerahkan segala kemampuan saya untuk berkontribusi pada keberhasilan tim,” terang mantan pemain Timnas U-21 Italia ini.

“Terlebih lagi dengan fakta bahwa saya belum memenangkan apa pun, akan sangat bagus bermain untuk Juventus," tandasnya.

Tarian Setan Sambut Bulan Kasih Sayang

Mutya Hanifah - Okezone
Karnaval Oruro, Bolivia (Foto: photone)
BULAN Februari identik dengan bulan penuh cinta lewat perayaan Valentine. Masih banyak perayaan lain di seluruh dunia yang tak kalah unik.

Apa sajakah festival dan perayaan di penjuru dunia yang ada di bulan kasih sayang ini? Simak ulasannya seperti dikutip Lonelyplanet, Rabu (1/2/2012):

Karnaval Oruro, Bolivia

Karnaval Oruro adalah perayaan keagamaan yang sudah berusia lebih dari 2.000 tahun. Festival ini terbagi dalam lebih dari 48 set dengan 18 tarian tradisional spesial yang dipertunjukan di kuil-kuil setempat di Bolivia. Pertunjukan utamanya La Diablada atau tarian setan dengan kostum berwarna-warni. Festival berlangsung 10 hari sejak 22 Februari.

Pekan Art Deco, Selandia Baru


Saat Tanjung Hawkes di Kota Napier, Selandia Baru, hancur akibat gempa bumi pada 1931, bagian kota ini dibangun kembali dengan gaya Art Deco, sebuah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II. Gaya ini diterapkan pada banyak bidang, misalnya eksterior, interior, mebel, patung, poster, pakaian, perhiasan dan lain-lain dari 1920 hingga 1939.

Sejak itu, Napier menjadi salah satu kota Art Deco terbaik di dunia, dan untuk memeringatinya, dihelat pekan Art Deco setiap tahun pada pekan ketiga Februari. Pekan ini berisi pesta makanan, tarian, dan musik dimana jalan-jalan dipenuhi kendaraan-kendaraan antik.

Festival Nasional Jenadriyah, Arab Saudi


Festival ini digelar di sebuah situs spesial yang terletak 45 kilometer sebelah timur laut kota Riyadh. Festival ini merupakan sebuah acara yang mempromosikan kesenian dan kebudayaan tradisional.

Festival dibuka dengan balap unta yang diikuti 2000 partisipan dalam jalur balap sepanjang 19 kilometer. Festival ini paling berwarna di Arab Saudi, dan sayang bila dilewatkan karena menampilkan lebih dari 50 tarian tradisional dan musik khas Arab Saudi. Festival ini berlangsung akhir Februari hingga awal Maret.

Festival Abu Simbel, Mesir

Festival ini merayakan dua hari dalam setahun dimana cahaya matahari menyinari bagian dalam Abu Simbel, kuil dari Ramses II di Mesir. Kuil ini didesain sedemikian rupa sehingga pada saat dua hari di Februari dan Oktober, sinar matahari dapat masuk dan menyinari empat dewa Mesir di kuil tersebut, dewa Ptah, Amun-ra, Ramses dan Re-Horakhty. Festival dilaksanakan pada 22 Februari dan Oktober.

Festival Bunga Chiang Mai, Thailand

Chiang Mai, Thailand, dikenal sebagai kota mawar. terutama Februari, ketika bunga ini mencapai musim mekarnya. Karena itulah, setiap pekan pertama Februari, Festival Bunga Chiang Mai dibuka. Kota Chiang Mai akan dipenuhi bunga, terutama chrysanthemum kuning putih dan mawar damask, spesies yang hanya ditemukan di Chiang Mai. Fokus utama festival terdapat di Taman Suan Buak Haad. Area sekitar taman ditutup untuk kendaraan bermotor, diganti deretan penjual bunga.

Menikmati Budaya India Tanpa ke Negaranya

Mutya Hanifah - Okezone




INDIA adalah negara yang kaya dengan budaya, tradisi, dan seni, membuatnya salah satu tujuan wisata yang sangat menarik. Sayangnya, India cukup jauh untuk dicapai dari Indonesia.

Namun tidak perlu khawatir. Bila ingin menikmati sensasi kehidupan asli India, Anda tidak perlu harus ke negaranya. Beberapa negara berikut ini memiliki kampung India, yang siap menghadirkan nuansa asli kehidupan komunitas India seperti aslinya, seperti dikutip Travelwire, Rabu (01/02/2012):

Malaysia

Malaysia mengklaim dirinya sebagai tepat berkumpulnya etnis-etnis dari berbagai budaya dan bangsa di Asia. Little India, sebuah kampung India di Kuala Lumpur merupakan salah satu tempat perkumpulan India yang paling aktif dan juga historik.

Kampung India ini terletak di bagian tua kota Kuala Lumpur yang dikenal dengan nama Jalan Masjid India, sebuah area yang mendapatkan namanya dari sebuah masjid tua disini yang dibangun pada 1870an oleh komunitas Muslim India. Dengan pasar meriah dan pilihan makanan jalanan yang banyak, kampung India ini merupakan tempat yang wajib dikunjungi di Kuala Lumpur.

Hong Kong

Hong Kong juga menjadi 'jembatan' penghubung berbagai bangsa di Asia, dengan banyaknya etnis yang hidup di kota ini, salah satunya adalah masyarakat komunitas India. Mereka menempati distrik Tsim Sha Tsui, yang selain didominasi warga asal India juga warga Pakistan dan Afrika. Distrik ini cukup padat dengan pertokoan, dan kompleks bangunannya kerap dijadikan lokasi syuting film-film Mandarin.

Singapura

Kampung India di Singapura terletak di bagian timur Sungai Singapura, di area Rochor yang ditempati sejumlah besar komunitas masyarakat Tamil. Selain menjadi area perbelanjaan dan kuliner, area ini juga menjadi atraksi wisata saat festival-festival khas India berlangsung, seperti Festival Deepavali (Festival Cahaya) dan Thaipusam. Di area yang disebut Little India ini juga terkenal dengan pertokoan barang-barang elektronik dengan harga yang sangat murah.

Thailand

Distrik Pahurat di Ibu Kota Thailand, Bangkok, telah menjadi rumah bagi etnis India beragama Hindu, Muslim, dan Sikh sejak awal 1900an. Salah satu landmark paling menarik di area distrik ini adalah kuil Sikh kubah emas tujuh lantai yang dibangun pada 1933, kemudian mengalami renovasi dan dibangun kembali pada 1981. Terletak sepanjang Jalan Phahurat di distrik Phra Nakhon, area India ini penuh situs keagamaan, pertokoan kecil, dan tempat makan.

Myanmar

Myanmar dan India masih memiliki hubungan yang sangat dekat, karena leluhur kedua negara ini berasal dari 'akar' yang sama sehingga kebudayaannya pun hampir serupa. Terutama hal ini terlihat di ibukota Myanmar, Yangon. Jalan Anwaratha di kota ini sangat menggambarkan karakter India.

Kota Yangon merupakan tempat peristirahatan terakhir pemimpin kerajaan Mughal di India, Bahadur Shah Zafar. Pemakaman raja ini pun unik, dengan representasi sejarah India yang disimbolkan dengan banyak lorong.

Dubai

Warga India yang ada di Dubai umumnya adalah para pekerja yang berimigrasi saat kota ini muali berkembang menjadi salah satu kota paling moderen di Asia yang membutuhkan banyak tenaga kerja.

Sebagai salah satu kota paling liberal di Timur Tengah, populasi Dubai terdiri dari 36 persen warga India, 11 persen Pakistan, dan 6 persen Bangladesh. Kampung India yang ada di Dubai terkenal dengan pertokoan tekstil dan kulinernya.

Kisah 3 Robin Hood dari Yogyakarta

Sindonews.com


Perbuatan yang dilakukan Eky (21), Agung (18), dan Tri (20), remaja asal Minggiran, Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta, cukup unik dan menggelitik.

Seusai melakukan pencurian, mereka nekat membagi-bagi uang kepada rakyat miskin seperti pengemis, tukang becak, tukang parkir, dan para tetangga yang dianggap tidak mampu. Bahkan, uang hasil kejahatan itu disumbangkan ke beberapa masjid yang ada di sekitar tempat tinggal mereka.

Pencurian itu dilakukan pada Senin 30 Januari lalu di salah satu toko tas milik tetangganya sendiri, Rismilana Wijayanti. Saat ketiganya masuk ke toko tas milik tetangganya kurang lebih pukul 09.00 WIB, korban terlihat sedang tertidur pulas.

Saat itulah, mereka mengambil dompet yang berada di dekat korban. Dalam dompet yang diambil ketiga remaja itu, terdapat uang tunai Rp2 juta dan uang USD200, kartu ATM BCA, serta identitas korban.

Ketiganya lantas menuju salah satu gerai ATM dan mencoba memasukan nomor pin sesuai dengan tanggal lahir korban. Dan ternyata benar, mereka pun berhasil mengambil uang sebanyak Rp37 juta.

Korban yang mendapati dompet miliknya telah hilang, segera melaporkan kasus itu ke polisi. Selanjutnya korban menuju bank dan meminta untuk melakukan pemblokiran kartu ATM miliknya.

Namun, dari total uang Rp80 juta yang ada di rekening, telah berkurang sebanyak Rp37 juta. Kapolsek Mantrijeron Yogyakarta Kompol Aryuniwati mengatakan, terungkapnya kasus pencurian ini berkat adanya keterangan beberapa saksi yang melihat salah satu remaja itu keluar dari toko korban.

Kecurigaan polisi diperkuat dengan adanya informasi dari masyarakat bahwa ketiga remaja itu memberikan sumbangan yang begitu banyak kepada masyarakat.

"Warga kan juga curiga, kok mereka membagi-bagikan uang tanpa ada kejelasan, jumlah uang yang diberikan bervariatif mulai Rp50 ribu sampai ada yang Rp100 ribu," katanya.

Dengan informasi yang diperoleh dan dikembangkan dengan penyelidikan, ketiga remaja itu akhirnya berhasil diringkus dan dibawa ke Polsek Mantrijeron. Meski uang yang dicuri dibagi-bagikan untuk masyarakat yang membutuhkan, perbuatan yang dilakukan tetap melanggar hukum. Eky mengaku bersama kedua temannya tidak ada niatan untuk melakukan pencurian.

"Tidak ada niatan, semua uang sudah habis dibagi-bagikan ke tetangga, tukang parkir, pengemis, dan disumbangkan ke masjid. Sebagian juga dipakai untuk belanja," paparnya. (san)
 
cyb3rThanks For Visiting Gunakanlah Google Chome Untuk Tampilan Sempurna